Culinary: Udin’s Fam Goes to Bogor (Wisata Kuliner ke Bogor)

Bogor merupakan salah satu destinasi pilihan orang Jakarta di kala weekend selain Bandung dan Puncak karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dan waktu tempuh yang singkat. Salah satu tujuan wisata di Bogor selain Kebun Raya Bogornya adalah kulinernya, semakin hari kuliner Bogor semakin berkembang yang ditunjukkan dengan makin banyaknya restaurant/tempat makan di kawasan Bogor. Nah weekend kemarin gw dan teman-teman kantor yang biasa disebut Udin’s Fam melakukan kunjungan ke Bogor untuk wisata kuliner. Kebetulan salah satu temen kami Ibu Luna atau yang biasa dipanggil mamih ulang tahun di hari itu dan kebetulan juga tempat tinggalnya di Bogor, jadilah hari itu wisata kuliner kami di Bogor ditanggung semua oleh Mamih *Yeaaaaayyyyy* (untungnya si piranha ga ikut yah mih, jadi beban makannya berkurang dikit *eh berkurang banyak maksudnya :p)

Sesuai rencana awal kami berangkat dari kantor pukul 15.30 menggunakan mobil gw, kenapa dari kantor? karena kami semua masuk kantor di hari itu (maklum masih kuli jadi weekend pun masih ngantor :D). Perjalanan ke Bogor hari itu sangat lancar sesuai dengan prediksi mamih yang memang biasa pulang pergi ke Bogor, kurang lebih 1 jam kami sudah tiba di gerbang tol Bogor. Dan tujuan pertama kami adalah Soto Kuning Pak Salam yang berlokasi di Jalan Suryakencana. Nah jalan Suryakencana ini surganya kuliner, hampir semua makanan enak di Bogor tumplek jadi satu disini, dari cemilan sampe makanan berat semua ada di sepanjang jalan ini. Khusus untuk Soto Kuning Pak Salam mungkin masih banyak juga yang belum tau, karena soto kuning yang menurut gw paling enak di Bogor ini cuma jualan 3 jam dari jam 4 sore. Kenapa cuma 3 jam, karena saking lakunya soto kuning ini hanya dalam hitungan jam dagangannya sudah ludes terjual. So, no wonder banyak yang ga tau keberadaan soto kuning Pak Salam ini. Dan karena alasan itulah kami langsung menjadikan Soto Pak Salam sebagai tujuan pertama. Lokasi soto kuning Pak Salam ini hampir paling ujung dari Jalan Surya kencana, tepatnya setelah deretan Ngohiong dan Soto Mie Agih. Jualannya hanya menggunakan tenda dan gerobak kecil. Kami sampai disana kurang lebih pukul 17.00 dan melihat antriannya udah panjang banget dengan isian yang udah ga komplit *kikilnya sudah habis, sodara-sodara 😦 . Si mamih dengan cekatan langsung nerobos antrian dan ambil mangkok untuk ngambil daging, paru, limpa, babat dan kawan-kawan supaya ga keabisan. Sementara kita sambil nunggu soto pesanan selesai mulai sibuk cari jajanan dan cari tempat duduk. Ga lama kemudian yang muncul lebih awal adalah lumpia basah Pak Alen dan Es Cincau. Lumpia basah Pak Alen ini enak banget dengan isian daging cincang, tauge, telur dan tahu yang disiram pake sambel kacang, gw yang biasanya ga doyan lumpia basah pun sanggup ngabisin setengah porsi dalam sekejap. Segelas es cincau jadi pilhan yang pas untuk ngusir rasa pedas sehabis menyantap lumpia basah. Oiya cara bikin lumpia basahnya ini pake arang loh, jadi waktu menyantap lumpianya agak berasa bau-bau arang yang bikin rasanya makin nikmat.

Antrian Soto Kuning Pak Salam
Antrian Soto Kuning Pak Salam
Wefie sambil nunggu mamih milih isian soto :)
Wefie di depan kang soto 🙂
lumpia basah Pak Alen IDR 12.000,-
lumpia basah Pak Alen IDR 12.000,-
Es Cincau IDR 5.000,-
Es Cincau IDR 5.000,-

Kurang lebih 15 menit kemudian akhirnya pesanan soto kami datang, Udin, mpok, teteh dan mamih sok2-an pesen nasi cuma setengah, cuma gw dan opa yang tetep pesen nasi 1 porsi karena makan soto kurang nikmat klo ga pake nasi. Rasanya masih tetep enaaaaakk banget dan ga berubah. Jangan kaget juga begitu bayar karena harganya yang cukup murah, 1 potong daging dihargai IDR 7.000,- . Untuk 6 porsi soto plus nasi yang kami makan, kami hanya perlu membayar Rp 107.000,- , murah kan?

Soto Kuning Pak Salam yang rasanya juaraaa duniaaa
Soto Kuning Pak Salam yang rasanya juaraaa duniaaa

Dari soto Pak Salam kami melanjutkan perjalanan kuliner kami hari itu dengan menyusuri jalan Suryakencana, pilihan berikutnya jatuh ke ngohiong gang aut. Kami memesan ngohiang campur dengan isian 1 buah Ngohiang,tahu,kentang yang disiram kuah kental manis gurih, lengkap dengan acar timun, wortel dan lobak. Gw lebih suka makan Ngohiang tanpa siraman kuahnya karena menurut gw kuahnya terlalu manis dan bikin eneg. Saat teman-teman sibuk bertempur dengan ngohiang, gw melarikan diri berjalan sendirian untuk mencari Bakso Kikil Kang Jaka. Baksonya sih bakso sapi biasa dengan ukuran kecil yang bisa ditambah isian kikil dan juga kerupuk pangsit tapi kuahnya ini sedap banget, dan gw selalu nambah klo makan bakso ini. Tapi sayang hari itu bukan hari keberuntungan gw, begitu nemu gerobaknya ternyata jualan hari itu udah habis, dan karena gw udah kepalang pengen makan bakso jadilah gw makan bakso sapi yang jualannya ga jauh dari situ, sayangnya rasanya biasa aja dan ga ada yang istimewa. Selama gw makan ternyata ibu-ibu pada sibuk masuk ke toko roti dan mereka belanja roti bolu untuk dibawa pulang ke Jakarta. Keluar dari toko roti, tujuan kami selanjutnya adalah wedang ronde. Kami berjalan kaki menuju gerobak wedang ronde yang berjualan persis di depan tukang pangkas rambut. Sayangnya menu yang tersisa hanya wedang ronde karena sagurangi dan jalinya sudah habis. Gw memesan ronde besar dengan isian kacang sementara yang lain memesan ronde campur yang isiannya dicampur ronde besar dan kecil. 1 porsi ronde besar dihargai Rp 10.000,- dan ronde campur Rp 8.000,-

Ngohiang campur IDR 30.000,-
Ngohiang campur IDR 30.000,-
IMG_1737
Bakso sapi IDR 12.000,-
Wedang Ronde
Wedang Ronde

Selesai pertempuran ronde pertama kami melanjutkan perjalanan menuju Jalan Loader, tujuan kami adalah Popolo Coffee. Popolo Coffee ini lokasinya dekat dengan De’Leuit dan Kedai Kita, cuma memang lokasinya agak tersembunyi alias beda 1 gang yang lebih sepi. Suasana coffee shop pada malam hari itu cukup ramai, mungkin memang coffee shop tersebut sedang populer di kalangan anak muda Bogor. Kami beruntung mendapatkan kursi tanpa harus menunggu. Coffee shop ini mempunyai 2 area, indoor dan outdoor seating, Tempatnya lucu dan bikin betah berlama-lama disana. Sistem order disini harus order dan bayar langsung di kasir setelah itu baru pesanan di antar ke meja. Kami memesan Taro Latte, Nutellachinno, coffee latte dan tea serta brownies with ice cream. Nutellachino yang gw pesan ternyata hanya coklat Nutella yang ditaro di gelas yang harus dicampur dengan susu panas, agak di luar ekspektasi gw sih karena sesuai namanya gw kira menu ini adalah kopi. Setelah gw minum , gw malah ngerasa begah dan eneg 😦

Popolo Coffee
Popolo Coffee

IMG_1742 IMG_1747

IMG_1759

Chocolate Brownies with Ice Cream
Chocolate Brownies with Ice Cream
IMG_1760
Maap yah opa kepotong :p

Petualangan kuliner kami masih belum berakhir, dari Popolo Coffe kami langsung lanjut menuju Death by Chocolate. Lokasinya dekat dengan Macaroni panggang. Menurut gw sih menunya biasa aja entah karena emang gw kekenyangan atau mungkin eneg gara-gara susu yang gw minum di Popolo. Sementara yang lain sibuk pesen makanan, gw cuma pesen aqua aja untuk menghilangkan eneg. Emang dasar piranha semua, mereka pesen chicken wings with french fries dan mushroom fried with mayonnaise sauce. Gw aja udah ga sanggup nelen apa-apa lagi tapi mereka sanggup loh ngabisin semuanya HAHAHAHHAA.

Death by Chocolate
Death by Chocolate

IMG_1764

Karena hari sudah malam dam mamih juga sudah dijemput keluarganya di Death by Chocolate, kami memutuskan untuk pulang ke Jakarta. Di saat gw lagi konsentrasi nyetir, yang lain sudah dengan tenangnya mengambil posisi tidur efek kekenyangan alias kenyang bego. Untungnya perjalanan ke Jakarta cuma 40 menit karena jalanan sudah sepi dan dengan demikian selesailah sudah petualangan kuliner kami di Bogor. Thank you so much Mamih for your treats 🙂 Ditunggu traktiran selanjutnya :p

Once again, Happy Birthday Mamih :)
Once again, Happy Birthday Mamih 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s