Traveling & Hotel Review: Babymoon Part 1 @Ayana Resort & Spa, Bali

Tahun 2014 lalu merupakan tahun yang penuh berkat untuk gw dan istri karena di tahun 2014 yang lalu kami mendapat anugrah dan dipercayakan untuk memiliki 1 anak lagi. Tepatnya di bulan Agustus’14, gw mendapatkan kado ulang tahun terindah dari istri berupa hasil testpack positif. Dan yuuuuup gw memang penganut banyak anak banyak rejeki jadi betapa senangnya gw saat tau istri hamil lagi. Gw yakin di kehamilan kedua ini akan ada berkat-berkat lain yang gw anggap adalah rejeki anak. Setelah melewati trimester pertama kehamilan gw memutuskan untuk mengajak istri dan anak pertama kami Rafael untuk babymoon ke Bali. Menurut dokter setelah melewati trimester pertama, usia kandungan sudah cukup kuat dan bisa melakukan perjalanan menggunakan pesawat. Gw memutuskan untuk menggunakan Garuda selain karena memang lebih nyaman (Rafael bisa anteng karena ada inflight entertainmentnya) dan kebetulan ada promo menggunakan kartu kredit klo beli di ticket office. Untuk penginapan gw memesan private villa di Ayana Resort & Spa dan W Retreat & Spa masing-masing 1 malam. Setelah urusan booking dan reservasi selesai, sekarang tinggal menunggu waktu keberangkatan tiba.

Seperti biasa gw selalu memilih waktu keberangkatan pagi supaya waktu di tempat yang dituju lebih panjang. Flight kami hari itu adalah pukul 05.40 dan berarti kami harus sudah tiba di airport 1 jam sebelumnya (kebetulan gw sudah melakukan check in di ticket office Garuda). Dengan penampakan muka bantal kami tiba di airport pukul 04.30 dan masih ada waktu untuk klaim free complimentary meals and drinks dari ANZ (once again thank you ANZ 😀 ) . Setelah menunggu kurang lebih 45 menit akhirnya kami diizinkan untuk naik pesawat. Dan Puji Tuhan Rafael ga rewel, dia cuma nonton video sebentar kemudian tidur karena masih ngantuk.

Picture 3927
Dalam edisi muka bantal -,-
Picture 3926
Daddy buruan pesawatnya udah mau berangkat :p
Picture 3924
Wefie:)

Kami tiba di Ngurah Rai airport sekitar pukul 08.30 waktu setempat, dan setelah urusan bagasi selesai kami langsung menuju ke area penjemputan. Kami dijemput oleh pihak Ayana karena sudah merupakan bagian dari pemesanan yang kami lakukan. Service dari Ayana ini cukup baik, kami dijemput menggunakan mobil Innova dan di dalam mobil diberikan handuk dingin dan juga minuman dingin. Perjalanan menuju Ayana ditempuh dalam waktu kurang lebih 20 menit karena memang lokasinya tidak terlalu jauh dari airport. Setibanya di Ayana kami langsung disambut oleh staff mereka dan dikalungkan bunga, istripun langsung bergaya serasa Miss Universe HAHAHHAA 😀 Selama proses check in berlangsung, Rafael asik main air di kolam yang berada di sekeliling pelataran reception dan gw duduk santai sambil nikmatin welcome drink mereka. Setelah check in gw baru tau klo paket yang gw ambil itu include Spa untuk 2 orang selama 50 menit, berhubung istri lagi hamil dan ga boleh pijet jadilah gw yang ambil jatah spa yang harusnya 50 menit menjadi 100 menit 🙂 Dan karena gw ambil penginapan type private villa, kami dapat fasilitas free buggy yang bisa digunakan untuk berkeliling area Ayana. Sebelum menuju villa kami menyempatkan dulu untuk berkeliling Ayana menggunakan buggy, areanya luas banget mereka memiliki beberapa restaurant dan beberapa kolam renang. Selain villa mereka juga menyewakan hotel sebagai pilihan untuk menginap (ini belum termasuk Rimba Jimbaran yah). Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan disini dari olahraga (jalan, bersepeda, tennis, etc) , berenang, hang out, dan ada juga area bermain anak. Jadi klo nginep disini ga perlu jalan keluar juga udah cukup dan harus diakui Ayana Resort dan Spa ini keren banget.

Picture 3918
Check in process
IMG_4233
Welcome to Ayana
IMG_4234
Naik Buggy menuju vila
Picture 2231
Salah satu swimming pool di Ayana

Villa yang kami tempati berdesign modern dengan sentuhan Bali sehingga unsur tradisionalnya masih terasa. Villanya cukup besar dengan 1 bedroom, menurut gw area terbesarnya adalah kamar mandi. It would be better klo area seluas itu lebih diperuntukkan buat kamar atau living room. Living Room dan Bedroom memiliki akses langsung ke kebun belakang dimana di belakang terdapat gazebo, private pool dan hamparan kebun yang luas dan indah. Ujung dari hamparan kebun tersebut adalah tebing yang di bawahnya adalah laut, benar-benar tempat yang tepat untuk sweet escape atau honeymoon 🙂

Picture 3912
Gazebo dengan view laut
Picture 3910
Private Pool

Selesai berkeliling waktunya cari makan karena hari juga sudah siang dan perut sudah mulai keroncongan. Kebetulan di dekat villa kami ada restoran Sami Sami yang menyajikan makanan authentic Italy, berhubung Rafael juga udah mulai rewel kami langsung melipir kesana. Gw memesan Spaghetti Aragosta, dan istri memesan Filleto di manzo con burro composto (panjang benerrr ye namanya 😀 ) yaitu grilled beef with baby vegetables. Sementara untuk Rafael kami pesankan nasi putih dan soto ayam karena doi ga demen makanan Italy. Karena kami kelaparan kami juga memesan pizza. Overall rasanya cukup oke tapi ga spektakuler banget sih. Resto ini punya outdoor seating yang cocok untuk dipakai duduk-duduk sore nunggu sunset sambil minum cocktail. Pemandangan dari resto itu juga cukup cantik bikin betah berlama-lama disana, sayang cuaca hari itu sangat panas jadi kami memutuskan untuk langsung kembali ke villa.

Picture 3904
View dari Sami-Sami Resto
Picture 3902
Outdoor Seating

 

Picture 3899
Swimming Pool
Picture 3886
Sami-Sami Resto
Picture 3896
Boss kecil nyemilin compliment
Picture 3894
Spaghetti Aragosta

Picture 3891

Picture 3888
Filetto di Manzo con burro composto
Picture 3890
Our lunch

 

Perut kenyang waktunya tidur siang, karena gw masih punya jatah spa, gw memutuskan untuk menikmati Spa selama 100 menit. Area spanya cukup besar dan roomnya cukup banyak. Room untuk spanya juga cukup besar dan ada kamar mandi di dalam, gw sangat menikmati full treatment spa di Ayana, yang pasti selama 100 menit disana gw ketiduran dan baru bangun setelah selesai treatment. Balik ke villa ternyata Rafael sudah bangun tidur dan gw ngajak dia berenang sebentar sebelum ngeliat sunset di Rock Bar. Selesai berenang kami beberes sebentar untuk kemudian menuju Rockbar. Ternyata antrian menuju Rockbar sudah sangat panjang, sepertinya banyak yang punya pikiran sama dengan gw untuk ngeliat sunset dari Rockbar. Bar ini terletak di atas tebing dan menyuguhkan pemandangan yang sangat cantik, Untuk menuju Rock Bar, kita harus turun menggunakan lift ataupun menggunakan tangga. Sebenernya tamu hotel atau villa dapet prioritas untuk turun menggunakan lift tapi karena gw ga tau soal ini dan keburu pesen makanan di Sami Sami jadilah gw nikmatin Sunset dari outdoor seating Sami Sami resto. Hari itu agak berawan jadi sunset yang kami tunggu tidak muncul, banyak tamu yang kecewa dan langsung memutuskan untuk pergi dari sana. Sementara gw dan istri masih duduk-duduk santai menikmati suasasa dan angin yang sepoi-sepoi.

Picture 3883
Bangun tidur ku terus nyebur
Picture 3880
Airnya dingin Mommy :p
Picture 3875
Menikmati Sunset di Sami Sami Restaurant
rock-bar-ayana (1)
Rock Bar Image from: http://www.spanusadua.com/wp-content/uploads/2011/03/rock-bar-ayana.jpg

 

Karena hari mulai gelap kami memutuskan untuk kembali ke villa dan bersiap untuk makan malam. Malam itu kami memilih dinner di Kisik Bar & Grill, yang menyuguhkan live seafood. Kisik Bar & Grill ini masih di dalam area Ayana dan lokasinya juga di tepi tebing. Agak effort menuju kesini karena ga ada lift untuk turun ke bawah. Turunnya sih ga terlalu masalah, yang males adalah ngebayangin kami harus naik lagi ke atas pake tangga. Area makan disini tidak terlalu banyak, tapi berhubung kami sudah melakukan reservasi jadi sampai sana tinggal duduk saja. Suasana di Kisik cukup menyenangkan klo ga boleh dibilang romantis, setiap meja dipasang lilin, angin yang berhembus sepoi-sepoi dan suara deburan ombak bikin suasana makin romantis walaupun dalam hati deg-degan juga takut tiba-tiba ada tsunami 😀 (maklum gw orangnya parnoan HAHAHAHHAAA). Disini kita harus memilih ikan dan teman-temannya sendiri, mereka sudah ada displaynya dan kita bisa pilih mau dimasak seperti apa. Gw memesan ikan, cumi, udang dan sayur tumis kangkung (berasa makan di seafood tenda :)). Sambil menunggu masakan datang salah seorang staff memberikan Rafael alat gambar dan juga kertas bergambar supaya tidak bosan. Tidak lama kemudian hidangan pun datang, mereka juga memberikan compliment gado-gado sebagai hidangan pembuka dan menurut gw gado-gado mereka ini enak banget. Overall seluruh makanan yang gw pesan semuanya enak cuma harganya aja yang agak ga enak di kantong :p Selesai makan malam, resto managernya ngajak Rafael ngobrol dan ngasih kami complimentary ice cream. Buat gw service dari Kisik Bar & Grill ini emang top banget, friendly staff, good service and good food.

Picture 3869
Aneka Udang dan Cumi
Picture 3868
Ikan dan kerang segar
Picture 3867
Our Dinner

Selesai makan malam gw dan istri berencana menuju Seminyak untuk hang out sebentar karena kebetulan mobil yang kami sewa sudah datang. Tapi baru beberapa ratus meter jalan kami memutuskan untuk kembali ke villa karena Rafael sudah ngantuk dan jalanan juga agak gelap secara gw lupa jalan menuju kota dan sinyal HP ga cukup bagus untuk pake google map. Maklum klo malem mata gw agak rabun jadi sulit untuk cari jalan klo penerangan minim.

Keesokan harinya kami bangun pukul 08.00 dan langsung bergegas untuk breakfast. Karena kami kemarin sudah makan makanan Italy dan Seafood, pagi ini kami putuskan untuk sarapan di Padi restaurant yang banyak menyuguhkan makanan Indonesia. Setelah makan siang gw dan istri berkeliling, kebetulan di dekat Padi restaurant ada area bermain anak jadi Rafael bisa main disana. Pas lagi main ada anak bule dateng dan ikut nimbrung main sama Rafael, cerita selanjutnya adalah mereka main sambil ngobrol berdua dengan bahasa yang cuma mereka berdua yang tau 😀 😀 . Puas bermain kami kembali ke villa dan gw menyempatkan diri untuk tidur-tiduran santai sambil nikmatin pemandangan dan juga berenang sebentar.Setelah itu gw dan istri mulai beberes karena hari ini kami harus check out dan pindah ke W Retreat & Spa. Berhubung hari juga sudah mulai siang, gw berinisiatif untuk pesen makan siang dulu buat Rafael, takut dia cranky di jalan. Bento Kids Meal jadi pesanan kami di siang hari itu karena praktis dan bisa dibawa tempatnya.

Picture 2230
Main sama bule :p

Picture 3865Picture 3866

Picture 3863
Rafael’s lunch box

Bersambung: Babymoon Part 2 @W Retreat & Spa, Bali


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s