Traveling & Hotel Review: Babymoon Part 2 @W Retreat & Spa, Bali

Setelah Rafael selesai makan kamipun langsung bergegas menuju front desk untuk check out karena gantian gw dan istri yang mulai ngerasa lapar dan berniat untuk cari makan di luar. Tujuan kami untuk makan siang adalah Nasi Babi Pak Dobiel. Nasi babi Pak Dobiel ini selalu menjadi tujuan kami saat berkunjung ke Bali, menurut gw lebih enak ini dibanding Pak Malen dan tempatnya juga lebih nyaman. Perjalanan menuju Pak Dobiel ditempuh dalam waktu kurang lebih 15 menit dan saat itu sudah tidak terlalu ramai karena sudah lewat jam makan siang. Tanpa menunggu waktu lama kami pun langsung memesan 2 porsi nasi campur untuk makan siang.

Picture 3861
Rafael shock liat babi guling 😀

Makan siang selesai, kami melanjutkan perjalanan ke W Retreat & Spa yang berlokasi di daerah Seminyak. Saat check in berlangsung kami sempat dibuat takjub ( agak norak sih ) saat resepsionis memberikan pil/tablet seperti permen yang setelah disiram alkohol langsung berubah jadi handuk. Jadi inget film SPY waktu pemeran utama cewe sedang dinner di restoran Perancis kemudian staff memberikan pil/tablet tersebut yang langsung disiram pake alkohol, reaksi si cewe langsung makan tuh handuk karena dikira makanan :)))) Satu lagi yang bikin takjub adalah staff reception yang berbicara multilanguage kadang bicara bahasa Inggris, kadang bahasa Indo dan menyebutkan nominal angka dengan “sapek ceng” “gopek ceng” tapi dalam logat Bali kental. Istri ga bisa nahan ketawa dan memutuskan untuk duduk sambil menikmati welcome drink. Selesai proses check in, kami diantar menuju villa dengan menggunakan buggy. Bedanya W Retreat & Spa dengan Ayana, area villanya lebih sepi dan jauh dari keramaian, dan untuk menuju pantai, resto atau bar kita harus kembali lagi menggunakan buggy ke lobby utama. Suasana sekitar villa pun lebih tenang, ini cocok banget buat yang mau honeymoon.

Picture 3860
Ini dia pil yang bisa berubah jadi handuk

Villa yang kami pesan sama dengan di Ayana, 1 bedroom dengan private pool. Design dan ambiancenya  modern dan minimalis. Secara luas ruangan masih jauh lebih luas Ayana tapi secara konsep W Retreat & Spa ini bisa memanfaatkan setiap sudut ruangan dengan baik. Memasuki area villa langsung terlihat kolam renang dan gazebo, kolam renang disini ukurannya lebih besar jadi kami bisa beneran berenang ga sekedar cuma rendeman :p . Masuk ke dalam ruangan langsung terdapat kasur ukuran King dan juga living room di sebelah kiri. Di dalam bathroom mereka menyediakan amenities yang cukup komplit beserta peralatan untuk ke pantai (sendal, handuk dan sunblock). Selesai beberes kami berniat untuk langsung berenang tapi sayang saat itu turun hujan jadi kami putuskan untuk menikmati welcome snack sambil mendengarkan musik lounge yang ada di dalam villa. Musiknya cukup asik dan enak didengar, cocok deh untuk leyeh-leyeh/bersantai sambil ngeliatin hujan 😀 Oiya CD ini juga bisa dibeli dan gw akhirnya mutusin untuk beli CD ini. Setelah sempat tertidur juga selama 1 jam akhirnya hujan pun berhenti, gw dan Rafael langsung bersiap-siap untuk berenang sementara istri pesen makanan dulu karena doi mulai laper lagi. Dimaklumin deh karena bumil harus kasih makan 2 orang :p

Picture 3859
Welcome snack
Picture 3856
Bedroom
Picture 3852
Living Room
Picture 3855
Bathroom
Picture 3851
Peralatan ke pantai
Picture 3850
Amenities
Picture 3848
Cemilan sore
Picture 3858
Rafael sedih ga bisa berenang

Puas berenang kami langsung beberes dan bersih-bersih untuk kemudian bersiap makan malam. Restoran yang kami pilih adalah Star Fish Bloo yang menyajikan makanan internasional. Suasana di resto ini cukup menyenangkan cuma sayang servicenya agak lambat dan hanya sedikit staff yang terlihat, kami harus memanggil berkali-kali supaya dilayani. Overall makanannya cukup ok hanya kualitas layanan saja yang harus diperbaiki. Selesai makan kami sempatkan dulu untuk foto-foto di area reception baru setelah itu kami kembali ke villa untuk istirahat.

Picture 3845
Rafael makan Fish & Chips
Picture 3843
Makan malam gw, tapi lupa namanya -,-

Kami bangun agak siang keesokan harinya karena tadi malam hujan dan udara yang sejuk bikin tidur makin nyenyak. Tapi karena waktu breakfast akan berakhir maka kami langsung bergegas menuju Fire Restaurant. Fire Restaurant ini mengusung konsep asian/oriental cuisine. Pilihan makanan yang disajikan tidak terlalu banyak tapi cukup menarik. Yang gw suka dari resto ini adalah ambiance dan dekorasinya yang unik. Gw malah menghabiskan waktu lebih lama untuk foto-foto dibandingkan breakfast. Selesai sarapan gw dan istri mengajak Rafael main di pantai, saat sedang asik main pasir tiba-tiba ada ombak yang cukup besar, dan karena Rafael baru pertama kali ngeliat ombak dia langsung lari sambil nangis dan ngajak kembali ke villa. Di villa anak ini masih penasaran main air, jadilah kami berenang dulu sebelum bersiap-siap untuk check out.

Picture 3832
Good Morning
Picture 3820
My Breakfast 🙂
Picture 3827
Outdoor area
Picture 3825
Beautiful view
Picture 3811
Mandatory spot

 

Saat lagi asik-asik berenang tiba-tiba staff reception telepon dan mengingatkan bahwa kami sudah harus check out. Gw sempet ngira klo waktu check outnya bebas karena waktu nginep di Keraton Jakarta, kita bisa check out sampai maksimal pukul 23.00 dan kebetulan Keraton dan W Retreat & Spa in itergabung dalam 1 grup Starwood. Yowes karena kami memang sudah harus check out, kami langsung naik, mandi dan mulai beberes. Tidak lupa peralatan pantainya kami bawa pulang, lumayan sendalnya untuk dipakai hari-hari di rumah (ga mau rugi mode on :p) . Packing barang selesai tinggal menunggu jemputan buggy untuk membawa kami ke lobby. Saat check out kami sempat mengisi form kepuasan dulu karena overall kami happy dengan fasilitas dan service dari W Retreat & Spa, dan istri berharap one day bakal liburan lagi disini 🙂 Keluar dari hotel, perhentian selanjutnya adalah Warung Made, ini juga salah satu mandatory yang harus didatangi saat berkunjung ke Bali. Menu andalan gw adalah Nasi Goreng 1/2 Gado Gado 1/2 dan gw selalu puas setiap kali makan disini. Selesai makan siang kami langsung menuju ke airport untuk kembali ke Jakarta, sempet mampir sebentar juga untuk beli Ayam Betutu pesenan mertua di deket airport dan ke Kresna untuk beli oleh-oleh.

Trip kali ini bener-bener ngerubah mindset gw soal Bali. Dulu gw ga gitu suka ke Bali karena selama beberapa tahun terakhir gw selalu bolak-balik ke Bali untuk urusan kerjaan, jadi gw ga pernah dapat feel liburan saat kesini. Tapi setelah dapet pengalaman nginep 2 malam di Ayana dan W Retreat, sepertinya Bali akan masuk list gw untuk liburan selanjutnya 🙂

Advertisements

One thought on “Traveling & Hotel Review: Babymoon Part 2 @W Retreat & Spa, Bali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s