Amazing Rome

20 September 2015

Hari ke 2 di Roma kami awali dengan sarapan di Hotel Argentina. Breakfast yang disediakan menunya tidak terlalu banyak hanya ada roti-rotian, croissant, yoghurt, cheese dan smoked beef. Gw mengambil beberapa jenis croissant, smoked beef dan cheese untuk sarapan, untuk minumnya gw coba cappucino yang mereka sediakan. Lumayanlah sarapannya cukup mengenyangkan walaupun gw pasti bosen klo tiap hari sarapannya kaya gini 😀 Selesai sarapan kami langsung berjalan ke Termini untuk membeli day pass ticket untuk semua transportasi di Roma. Gw beli di warung yang sama saat gw beli tiket bus hop on hop off kemarin. Harga untuk day pass ticket adalah €7 per orang.

IMG_3956
Day Pass Trip

Tujuan pertama kami hari ini adalah ke kuil Pantheon, rumahnya para Dewa. Setelah membeli tiket kami langsung mencari bus nomor 40 atau 64. Untuk menemukan bus tersebut tidak terlalu sulit karena terminal bus di termini ini terdiri dari banyak jalur dan setiap jalurnya sudah dikhususkan untuk masing-masing bus. Di setiap jalur terdapat papan nomor bus yang cukup besar yang memudahkan kita untuk mencari bus yang akan kita naiki. Saat berjalan menuju perhentian bus, gw ngeliat bus no 64 sedang menunggu penumpang, jadi gw dan istri langsung naik tanpa perlu menunggu lama. Busnya sendiri sangat nyaman, hanya gw bingung bagaimana menggunakan kartu day pass yang gw punya karena kartu kami tidak bisa dimasukkan ke mesin tiket dan tidak ada mesin untuk tap in ataupun tap out. Setelah beberapa lama mengamati ternyata rata-rata penumpang menggunakan single trip tiket yang bisa dimasukkan ke mesin. Untuk menuju Pantheon kami harus turun di perhentian Largo Torre Argentina. Dari sana kami masih harus berjalan sekitar 4 menit untuk sampai ke Pantheon. Saat sampai di Pantheon ternyata turis tidak bisa masuk karena saat itu sedang berlangsung misa, gw baru inget hari itu hari Minggu. Turis yang ingin beribadah diizinkan masuk oleh petugas, tapi karena gw memakai celana pendek jadi kami tidak diizinkan masuk. Kamipun akhirnya hanya berfoto-foto di luar area Pantheon. Di sekeliling area Pantheon ini banyak dipenuhi resto dan cafe yang menarik. Sayangnya kami masih agak kenyang dan perjalanan kami hari ini masih sangat panjang. Kami sempat mampir ke basilica di dekat Pantheon karena istri mau ambil air suci disana.

IMG_3523
Pantheon, Rumah para Dewa

IMG_3526

IMG_3537
Area sekeliling Pantheon dipenuhi Resto dan Cafe
IMG_3542
Basilica di dekat Pantheon

 

Puas berfoto kami melanjutkan jalan kaki menuju Piazza Navona. Jalan kaki di Roma ini menyenangkan banget hawanya sejuk walaupun panas matahari sangat menyengat tapi kami terlindungi oleh tingginya bangunan-bangunan tinggi yang ada di Roma. Kami berjalan kaki kurang lebih 5 menit untuk sampai di Piazza Navona. Piazza Navona ini adalah lapangan luas ato alun-alun paling terkenal di Roma. Piazza ini sangat cantik karena banyak terdapat cafe, resto, dan seniman jalanan dengan berbagai hasil karya lukisannya. Selain itu terdapat juga 3 fountain yang sangat indah. Gw dan istri berada cukup lama disini, duduk-duduk menikmati suasana sambil makan es krim dan juga berkeliling mengagumi lukisan-lukisan hasil karya para seniman jalanan.

Cantiknya Piazza Navona
Cantiknya Piazza Navona

IMG_3547IMG_3560

Dari Piazza Navona kami melanjutkan lagi jalan kaki menuju Spanish Step. Perjalanan ke Spanish Step ini cukup panjang sekitar 15 menit dan melewati jalan Via Condotti yang dipenuhi oleh butik-butik branded. Di sebelah kiri jalan Via Condotti, tepatnya jalan Via del Corso juga merupakan surga belanja, di sepanjang jalan ini banyak toko-toko terkenal seperti Zara, H&M, Sephora. Hati-hati yah kalo ke daerah sini karena daerah sini sangat kurang baik untuk kantong 😀 Gw dan istri belanja banyak banget baju anak di H&M karena kebetulan lagi sale dan koleksinya banyak dan bagus-bagus banget. Baju anak dijual cuma antara 3-8 euro saja, gimana ga kalap coba. Selesai belanja kami mulai merasakan lapar karena memang sudah jam setengah 1 siang dan kami harus segera bergegas ke Osteria Margutta. Terlambat sedikit kesana harus siap-siap ga dapet tempat duduk karena gw ga melakukan reservasi disana.

IMG_3565
Via Condotti
IMG_3587
Via Del Corso

Saat kami tiba di Osteria Margutta ternyata masih banyak kursi kosong di area luar,  jadi kami masih bisa memilih lokasi yang PW (Posisi Wenaaaaakkkk) untuk makan siang hehehe. Osteria Margutta ini lokasinya agak tersembunyi, tempatnya lebih tenang, banyak tanaman dan juga pepohonan yang membuat resto ini asri dan cantik. Semilir angin dan hawa yang sejuk membuat kami betah berlama-lama disini. Gw kemudian memesan beef carpacio dan istri memesan spaghetti carbonara yang ditemani dengan sebotol white wine. Beef Carpacio yang gw pesan disajikan dengan rocket salad dan juga irisan keju yang tebal, aslik ini beef carpacio enak banget, dagingnya juicy dan rocket saladnya juga fresh banget. Sementara spaghetti carbonara istri juga enak, creamy dan banyak cheesenya tapi ga bikin eneg. Selesai makan kami memilih untuk bersantai dulu menikmati suasana sambil menghabiskan wine yang kami pesan. It was a perfect lunch while we were in Rome.

IMG_3579
Osteria Margutta

Setelah urusan perut selesai waktunya cari dessert (baca: gelato), kami kembali ke jalan via del corso karena tadi sempet liat kedai Gelato yang cukup ramai. Gw memesan sorbet Mango dan istri memesan milk and nutella. Kali ini pesenan istri yang lebih sukses, itu milk & nutella ice cream sungguh enak banget loh. Ga terlalu manis dan ga bikin haus. Malah ice cream gw yang bikin haus. Disini kami jg kembali kalah oleh godaan surga belanja, hasil keluar masuk toko menghasilkan beberapa kantong belanja lagi. Memang kudu kuat iman klo ke daerah ini. Habis belanja kami lanjutkan berjalan ke Spanish Step. Area Spanish Step ini sangat ramai oleh turis, gw sempet puyeng juga saking banyaknya orang disini dan ngajak istri naik ke atas karena ngeliat ada tenda-tenda di ujung dari anak tangga. Harapan gw sih di atas ada food stall yang menjual jajanan, jadi kami bisa bersantai duduk dari atas Spanish Step sambil melihat kerumunan orang. Kebetulan juga gw banyak liat orang-orang yang duduk di tangga sambil makan cemilan kaya burger, sandwich ato chips. Total ada 135 anak tangga yang harus gw naiki dan ternyataaaaaa, tenda-tenda itu tukang bunga sodara-sodaraaaa.. Sama sekali ga ada tuh yang namanya food stall yang jual jajanan, boro-boro makanan yang jual minuman aja ga ada, padahal gw ngos-ngosan dan sangat butuh minum. Karena memang gw udah cape akhirnya gw bilang ke istri untuk istirahat dulu sambil duduk-duduk di tangga.

IMG_3584
Gelato lagi

IMG_3588IMG_3590IMG_3591

Karena panas matahari siang itu cukup terik, gw pun ngajak istri untuk cari cafe untuk ngadem sambil ngopi. Rata-rata cafe disana sedang penuh dan gw harus nunggu untuk dapet duduk. Gw pun nyari yang antriannya paling pendek supaya ga perlu terlalu lama nunggu. Tibalah gw dan istri di sebuah cafe ga jauh dari Spanish Step, waiter dengan sopannya mempersilakan kami untuk tunggu di dalam. Saat itu gw memilih nunggu di luar supaya klo ada kursi kosong gw bisa langsung duduk, sementara istri memilih untuk duduk di dalam. Setelah menunggu beberapa menit akhirnya ada juga kursi kosong dan waiter mempersilakan gw duduk. Disini nih ada kejadian ngeselin yang bikin gw meradang, tiba-tiba saat gw mau duduk salah satu turis Cina (ga bermaksud rasis yah karena gw sendiri juga Cina hehehe) yang ada di meja sebelah pindah ke meja gw tanpa perasaan bersalah. Gw pun langsung tegur turis itu dengan Bahasa Inggris tp kayanya doi ga ngerti cuma nganga ngongo aja tapi tetep ga mau pindah. Karena gw males berdebat gw panggil waiter dan sama waiter ditanya mereka berapa orang sambil ngasih tau klo meja yang ditempatin oleh teman mereka tempatin itu adalah meja gw. Mereka jawab cuma ber 5, sementara kursi yang mereka dudukin sekarang adalah untuk 6 orang dan mau ambil lagi meja untuk 2 orang jadi total mereka mau pakai meja untuk 8 orang. You know what untuk apa mereka mau pakai kursi sebanyak itu? Untuk taro belanjaan mereka WTF, rasanya pengen gw ajarin sopan santun dan tata krama nih orang-orang kaya gini. Si waiter pun menegur mereka dan bilang mereka ga bisa pakai meja dan kursi lebih dari 6, tapi salah seorang cewe ga terima dan nyuruh temennya untuk tetep duduk di kursi gw. Karena gw udah ga tahan akhirnya gw maki-maki deh tuh cewe ga tau diri sambil gw seret temennya supaya bangun. Untungnya cappucino dan tiramisu di cafe itu rasanya enak banget jadi lumayan bisa menurunkan tensi gw akibat turis Cina yang ga tau aturan. Dan sebenernya klo gw niat jahat sih bisa aja, jadi yah salah satu belanjaan mereka adalah Bottega Venetta dan mereka taro itu belanjaan persis di sebelah kaki dan kursi gw, which is lumayan jauh dari tempat mereka. Gw udah bilang ke istri mau ambil tuh barang karena gw masih emosi banget sama mereka. Udah maksain diri mau ambil tapi ternyata ga bisa hahahha.. Emang gw ditakdirin jadi orang baik kali yah, kesel juga ga bisa jadi orang jahat :p

IMG_3601IMG_3606

Selesai ngopi kami memutuskan untuk balik ke hotel naik metro yang ada di dekat Spanish Step. Metro di Rome ternyata cukup bersih dan nyaman, ga seseram kaya di station Termini lah walaupun tujuan kami adalah ke Termini :p Sampe di hotel, hal pertama yang kami lakukan adalah rebahan karena hari ini kami berjalan kaki cukup jauh, keluar hotel dari jam 9 pagi dan baru sampe di hotel jam 7 malam. Berapa banyak yah kalori yang kebuang hehehe. Sambil rebahan kami coba googling Japanese Food yang enak di Roma karena istri tiba-tiba kepingin Japanese Food dan ngerasa udah mulai bosen sama makanan Italy. Tapi sayang lokasi Japanese Food yang enak jauh-jauh semua jadi kami putuskan untuk makan Indian Food lagi di seberang Termini. Saat makan disana kami bertemu kakak beradik asal Indonesia, jadilah makan malam kami sangat seru karena kita asik bercerita pengalaman trip masing-masing sampe akhirnya staff resto mengusir kami secara halus karena kami sudah terlalu lama disana 😀 . Sayangnya malam itu malam terakhir mereka di Eropa jadi kami tidak bisa trip bareng mereka. Positifnya adalah trip ini membuat kami memiliki teman baru 🙂

Next: Beautiful Florence

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s