Amsterdam, Kota dengan Sejuta Sepeda

16 September 2015

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam, pesawatpun akhirnya mendarat dengan mulus di Amsterdam Schiphol Airport. Akhirnya kami tiba juga di Eropa….. *Lah trus tadi Frankfurt bukan Eropa,ndro* Perasaan senang dan lega bercampur jadi satu karena cita-cita berlibur ke Eropa akhirnya kesampean. Berhubung proses imigrasi sudah dilakukan di Frankfurt, kami tidak perlu lagi melewati imigrasi dan bisa langsung menuju ke bagian pengambilan bagasi. Proses pengambilan bagasi berlangsung cepat karena kebetulan koper kami keluar paling awal. Setelah mengambil bagasi kamipun bergerak mencari train yang akan membawa kami ke Centraal station. Di Schiphol ada beberapa pilihan untuk membeli tiket train menuju pusat kota, bisa melalui mesin self service ataupun di ticket counter. Harga tiket dari Schiphol menuju Centraal Station adalah €5,1 per orang, Setelah tiket di tangan kamipun mencari platform 3 tempat dimana train yang akan membawa kami ke Centraal Station berada. Jangan lupa untuk tap in sebelum naik kereta, lokasi mesin tap in ini ada di sebelah eskalator turun menuju platform 3. Tiba di platform 3 kami melihat ke monitor yang ada disana, ternyata train yang akan kami naiki akan tiba dalam 3 menit. Hati-hati salah naik train karena dalam 1 platform akan ada beberapa kereta dengan rute yang berbeda, perhatikan baik-baik petunjuk yang ada di monitor dan juga map yang ada disana. Waktu yang ditempuh dari Schiphol menuju Centraal Station hanya 20 menit. Saat keluar dari station kami disambut oleh banyaknya pesepeda yang berlalulalang, hal yang sangat langka ditemui di Jakarta. Kami tiba di hotel hanya dalam waktu 2 menit, karena memang lokasi hotelnya bersebelahan persis dengan station. Lebih enak lagi klo hotel sama station nyambung yah jadi ga perlu geret-geret koper di jalanan hehehe. Proses check in berlangsung dengan cepat dan kami langsung menuju kamar untuk taro koper dan istirahat.

Picture 1056
Schiphol Station
Picture 501
TIket Schiphol – Centraal Station
Picture 928
View from our room

Lokasi kamar kami berada di lantai 7 dengan kamar yang tidak terlalu besar tapi tetap nyaman. Standart hotel Ibis emang mungil-mungil hehehe. Hal pertama kali yang kami lakukan saat tiba di kamar adalah selonjoran, cape bok abis lari-lari ngejar pesawat di Frankfurt. Lagi asik-asik selonjoran perut mendadak keroncongan minta diisi padahal kondisi di luar hujan dan badan juga masih mager. Pilihan satu-satunya adalah mengeluarkan Pop Mie dan Teri Kacang, pertolongan pertama di saat kelaparan 😀 Udah bongkar koper dan ngeluarin Pop Mie tiba-tiba kami baru sadar klo ga ada compliment minuman disana dan juga teko buat masak air. Karena gw udah kadung lapar, gw putuskan untuk pake air panas dari wastafel, istri sempet jijik juga dan mengurungkan niat buat makan. Tapi setelah liat gw berhasil bikin Pop Mie pake air dari wastafel doi pun ga tahan untuk ikutan bikin. So, makanan pertama kami di benua Eropa adalaaaaaahhh Pop Mie Hahahahaa. Selesai makan, hujanpun sudah berhenti dan kami memutuskan untuk keluar menikmati cantiknya Amsterdam sambil mencari tempat untuk ngopi sore. Tujuan kami adalah Winkel 43, coffee shop ini mempunyai menu andalan Apple Pie yang katanya the best in town. Sambil jalan kami sempatkan juga untuk foto-foto di sekitaran kanal, biar dinyatakan sah udah sampe Amsterdam :p Gw sangat terpesona dengan kecantikan kota ini, gedung-gedungnya cantik dan jalanan sangat ramah untuk pejalan kaki dan pesepeda. Satu hal yang bikin gw takjub banyaknya orang yang menggunakan sepeda disini sampe-sampe pemerintah membuatkan jalur khusus untuk pesepeda.

Picture 1055
Wefie di depan canal
Picture 1046
Amsterdam Canal
Picture 1045
Sepeda-sepeda diparkir di tepi kanal

Setelah berjalan mengikuti google map, akhirnya kami tiba di Winkel 43, lokasi cafe ini persis di sudut jalan sehingga tidak terlalu sulit untuk menemukannya. Kami memilih duduk di luar supaya bisa ngopi sambil liat pemandangan. Tidak lupa kami memesan apple pie yang menjadi andalan mereka ditemani segelas coffee latte. Karena masih kurang kenyang istri memesan tambahan shepperd pie. Tidak lama kemudian datanglah apple pie dan shepperd pie pesanan kami, dan astagaa rasanya emang beneran enak banget loh. Applenya ga benyek dan rasanya ga terlalu manis sementara pienya itu crunchy banget. Bener-bener pantas dinobatkan sebagai best apple pie in town. Shepperd pienya juga ternyata enak dan sukses kami habiskan berdua. Kami benar-benar menikmati sore hari di Winkel 43, makanan yang enak, tempat yang lucu serta hawa yang sejuk bikin kami mager 🙂

Picture 1054
Winkel 43
Picture 1053
Apple Pie yang rasanya juara dunia
IMG_4776
Shepperd Pie & Apple Pie

Perjalanan kami lanjutkan dengan jalan berkeliling tanpa tujuan menikmati suasana kota Amsterdam sambil foto-foto, pokoknya kemana kaki melangkah aja deh sampe cape. Perjalanan kami berakhir di Anne Frank House karena saat itu tiba-tiba hujan turun ga pake permisi dan langsung deras. Kami kemudian lari berteduh di satu food stall yang menjual kentang goreng pake mayonaise, sang istri tentu saja ngiler ngeliat jajanan tersebut dan ga pake ba bi bu lagi langsung pesen satu porsi kentang pake mayonaise. Karena hujan tak kunjung berhenti kami memutuskan untuk balik ke hotel, dan kami baru ingat sebelum berangkat ke Amsterdam, teman kami yang tinggal disini udah ngasih tau klo cuaca di Amsterdam lagi ga asik karena bakalan hujan tiap hari selama seminggu. Sampe di hotel kantuk mulai menyerang walaupun baru pukul 4 sore, kami berusaha tidak tidur dan menyesuaikan dengan waktu di Amsterdam. Supaya tidak ngantuk kami pun mulai browsing restoran untuk makan malam nanti dan pilihan jatuh kepada Cafe de Klos yang menjual Iga Babi yang direkomendasikan oleh saudara gw. Restoran ini ternyata cukup banyak peminat dan ratingnya cukup bagus di Tripadvisor. Disarankan untuk datang lebih awal supaya kebagian tempat karena di jam makan malam antriannya bisa sampai 2 jam.

Picture 1019

Picture 1052
Jajan muluukk

Pukul 05.30 sore kami memutuskan untuk keluar hotel menuju Cafe de Klos, karena jaraknya yang lumayan kami memutuskan untuk naik tram kesana. Untuk naik tram kami menggunakan kartu OV Chipkaart sejenis Ezy Link yang di Singapore yang bisa di top up dan bisa digunakan untuk segala jenis transportasi di Belanda. Untuk saldo awal kami diwajibkan membayar €27,5 per orang. Dari Amsterdam Centraal station kami menuju ke platform B2 untuk naik tram nomor 1,2 atau 5 dan turun di perhentian ke 5, Amsterdam Keizersgracht. Kami tiba di Cafe de Klos sekitar pukul 6 dan belum ada antrian saat itu sehingga kami bisa langsung masuk. Tempatnya agak gelap dan kecil dan kami langsung diarahkan untuk duduk di bar karena hampir semua seat sudah terisi. Kami memesan mix ribs seharga €25 yang berisi daging asap dan daging yang digrill original, sementara untuk minumnya gw pesen red wine. Saat pesanan datang kami cukup shock melihat porsinya yang sangat besar plus dilengkapi salad dengan porsi besar pula.  Dari 2 daging di atas gw lebih suka yang smoked pork karena rasa aslinya agak-agak asin dan gurih. Saladnya juga enak dan fresh, mereka menggunakan mayonaise dengan rasa agak manis untuk dressingnya. Overall makanan disini enak dan very recommended.

Picture 500
Ov Chipkaart
Picture 1050
Cafe de Klos
Picture 1009
Mix ribs with salad

Kenyang makan waktunya berkeliling dan tujuan selanjutnya adalah I Amsterdam yang terletak di Museumplein dekat Rijkmuseum. Kami memutuskan untuk berjalan kaki supaya bisa menikmati suasana kota Amsterdam sekaligus melihat-lihat toko lucu yang ada di sepanjang jalan. Sempet mampir juga ke Ben & Jerry’s karena istri kepingin ice cream. Sayangnya hari itu sedang ada Turnamen Homeless Soccer Cup di sekitar I Amsterdam sehingga kami tidak bisa berfoto dengan leluasa karena adanya tenda persis di depan font I Amsterdam. Sementara untuk mendapatkan hasil foto yang bagus tentunya kami harus mengambil jarak agak jauh. Kamipun tidak kehabisan akal, dan memutuskan ambil foto sambil miring supaya tulisan I Amsterdamnya terlihat semua 😀 Setelah selesai foto-foto kamipun kembali ke hotel untuk istirahat karena badan sudah lelah akibat long flight dan menyiapkan fisik untuk esok hari supaya lebih segar.

Picture 1018
Ada photobomb 😀

 

 

Next: Zaanse Schans dan Volendam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s