Beautiful Florence

21 September 2015

Hari ini kami perjalanan kami adalah keluar kota Roma tepatnya ke Florence. Perjalanan ke Florence akan menggunakan kereta cepat Italo yang merupakan anak grup Ferrari yang akan ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 1/2 jam. Sebelum berangkat kami menyempatkan dulu untuk sarapan di hotel baru kemudian berangkat ke Termini. Setibanya di Termini gw dan istri mampir sebentar untuk beli cemilan di minimarket yang ada di station, kebetulan kami memang sampai di station lebih awal. Gw dan istri sempet bingung karena lihat di schedule keberangkatan tidak ada kereta dengan tujuan ke Florence, setelah memperhatikan baik-baik ternyata tujuan akhir kereta kami adalah menuju Napoli yang akan transit juga di Firenze. So, perhatikan baik-baik jam keberangkatan dan juga kode train supaya tidak salah atau ketinggalan naik kereta. Train yang akan membawa kami ke Florence berangkat tepat waktu pukul 09.45. Saat naik ke dalam kereta kami sangat takjub karena keretanya bagus dan spacenya lega. Mereka juga menyediakan colokan dan juga wifi jadi kita tetep bisa eksis tanpa takut kehabisan baterai hihihihihiiii. Sepanjang perjalanan menuju Florence kami disuguhkan dengan pemandangan yang sangat cantik, berupa hamparan padang rumput yang hijau dan juga perbukitan.

IMG_3616
Italo
IMG_3626
Ready to go
IMG_3638
Nyemil terus selama perjalanan

Setelah kurang lebih 1 1/2 jam perjalanan akhirnya kami tiba di Santa Maria Novella Station, Florence. Tujuan pertama kami adalah makan siang di Trattoria Mario, sebuah resto kecil di dekat San Lorenzo Market yang cukup menjadi favorit traveler. Kami berjalan kaki menuju Trattoria Mario sambil menikmati pemandangan di Florence. Sekitar 10 menit kami sampai di Tratorria Mario tapi ternyata resto tersebut belum buka. Kami pun putuskan untuk menunggu karena saat itu cukup banyak juga orang yang mengantri untuk makan disana. Agak bingung juga sih kenapa resto sekecil itu dan masih tutup pula tapi tetap banyak yang antri sementara di sekelilingnya masih banyak resto cakep yang udah buka. Bikin penasaran kan? Jam 12 tepat mereka membuka restonya dan orang-orangpun mulai masuk. Restonya tidak terlalu besar dan seat capacitynya tidak terlalu banyak, uniknya disini kita harus sharing meja apabila di kiri kanan kita ada kursi kosong. Menu untuk makanan hanya ditempel di kasir dan ditulis menggunakan tangan, bener-bener sangat sederhana. Yang cukup menarik adalah harga makanannya tidak terlalu mahal untuk ukuran resto di Italy. Gw memesan Pork Chop dan istri memesan Ravioli, sebagai tambahan gw juga memesan french fries. Tidak lama kemudian Ravioli pesanan istri dan french fries pun datang. Penampilan raviolinya sangat sederhana tapi terlihat menarik, dan rasanya itu enak banget. Raviolinya diisi dengan bayam, kemudian di atasnya dikasih daging dan taburan keju dengan saus seperti bolognaise. French Friesnya ini juga enak, mereka memotong kentangnya tipis-tipis kemudian langsung digoreng dengan kulitnya. Pork Chop gw datang agak lama dan disajikan dengan sangat-sangat sederhana. Hanya daging di atas piring dan potongan jeruk nipis. Menurut gw dagingnya agak kematangan karena agak sedikit keras tapi minyak babinya itu gurih banget, istri sampe rebutan sama gw untuk makan tuh minyak babi 😀 Yang surprise adalah saat bayar, murah banget makan berdua cuma €15.

IMG_3646IMG_3643

IMG_3645
Pork Chop & Spinach Ravioli

Selesai makan kami berjalan menuju San Lorenzo Market. San Lorenzo Market ini adalah pasar kulit terbesar dan paling terkenal di Florence. Barang-barang yang dijual disini mostly dari bahan kulit seperti tas, dompet, ikat panggang, etc tapi selain itu banyak juga dijual aksesoris ataupun souvenir khas Florence. Gw sempet beli dompet dan juga tas untuk oleh-oleh disini. Oiya klo belanja disini jangan lupa nawar, semakin banyak item yang dibeli pastinya harga akan semakin murah. Kami juga menyempatkan untuk jajan gelato dulu kemudian duduk-duduk di tangga dekat San Lorenzo Market sambil ikutan orang-orang memberi makan burung.

IMG_3648
Induk lagi kasih makan anak-anaknya 😀

IMG_3649

IMG_3651
Piccolo.. Sluurrppp

 

Dari San Lorenzo kami melanjutkan berjalan kaki menuju Duomo – Cathedral of Santa Maria del Fiore, Cathedral ini sekarang sudah menjadi symbol dari Florence. Bangunannya sangat cantik, megah dan gw bener-bener dibuat takjub oleh keindahan cathedral ini. Kami juga menyempatkan diri untuk masuk ke dalam dan berdoa. Sempat terpikir juga untuk naik ke atas cathedral tapi niat itu kami urungkan setelah tau tangga menuju ke atas hanya muat untuk satu orang dan tidak ada jalan untuk balik lagi. Maklum masih sadar perut udah kegendutan takut belum sampe atas udah ngos-ngosan 😀 Puas berfoto-foto kami berjalan kaki lagi dan tujuan berikutnya adalah Piazza della Signora. Sepanjang perjalanan menuju Piazza della Signora banyak terdapat butik-butik serta resto dan kedai gelato. Seperti biasa kami selalu laper mata klo liat orang jalan sambil bawa gelato dan mampirlah kami ke salah satu gelato yang ada di jalan itu untuk jajan es krim dan beli ice lemonade yang segar. Piazza della Signora adalah satu square besar dan sangat ramai dikunjungi turis-turis, tempat ini merupakan attraction yang wajib dikunjungi saat berkunjung ke Florence. Disini juga terdapat Pallazo Vecchio, Florence’s principal palace yang dibangun tahun 1299.

IMG_3655

Picture 662
Cathedral of Santa Maria del Fiore
Picture 646
Pallazo Vecchio

Picture 658

 

Perjalanan selanjutnya adalah menuju Ponte Vecchio, sebuah jembatan tua yang sangat terkenal yang dibangun tahun 1218. Konon katanya selama Perang Dunia II cuma jembatan ini yang tidak dihancurkan oleh pasukan Jerman. Di sepanjang jalan menuju Ponte Vecchio banyak terdapat toko-toko yang menjual aksesoris dan juga perhiasan. Pemandangan yang tampak dari jembatan ini sangat cantik, sayangnya kami tidak bisa menikmati sunset disini karena kami harus kembali ke Roma sebelum sunset. Setelah lelah berjalan-jalan kami memutuskan untuk duduk di cafe menikmati Pizza dan Chocolate Cake di sekitar Piazza della Signora sambil menunggu waktu pulang ke Roma.

Picture 651
Ponte Vecchio

Picture 652Picture 657

Akhirnya tibalah waktunya kami meninggalkan Florence, kota yang sangat cantik dan menyenangkan. Kami kembali menuju Roma menggunakan Italo dari station Santa Maria Novella. DI Santa Maria Novella ini ternyata Italo mempunyai lounge khusus untuk pengguna kereta Italo, mereka mempunyai fasilitas free wifi cukup dengan menunjukkan tiket keberangkatan dan kita akan diberikan secarik kertas berisi passwordnya. Lumayan bisa update status dan posting selagi nunggu kereta datang 🙂 Sesampainya di Roma, hari sudah mulai gelap dan kami harus bergegas karena masih banyak cucian kotor yang harus segera dicuci. Iya cucian kotor karena kami tidak membawa baju terlalu banyak dan stock baju sudah menipis. Sebelumnya kami sudah sempat melakukan riset dulu lokasi laundry terdekat dari hotel yaitu Onda Verde. Cara cucinya sama kaya di film Mr Bean, harus masukin koin ke mesin cucinya. Klo ga salah biaya untuk mencuci di bawah 8kg adalah 3,5 Euro dan biaya untuk mengeringkannya juga 3,5 Euro. Untuk menghemat biaya kami sudah mempersiapkan sabun dan juga softener yang kami bawa dari Jakarta, lumayan menghemat 2 Euro untuk sekali cuci hehehe. Waktu yang kami habiskan untuk mencuci sekitar 1 jam dan kami memutuskan untuk menunggu disana. Sambil nunggu, gw sempet ngintip ke resto-resto yang ada di sekitar laundry karena kebetulan kami juga belum makan malam. Gw membeli nasi briyani dan juga beef curry di resto India yang berada persis di sebelah laundry untuk dimakan di hotel. Gw inget stock teri kacang masih banyak, jadi udah kebayang-bayang makan nasi pake teri kacang 😀 Begitu selesai waktu mencuci, kami bergegas kembali ke hotel untuk makan malam dan juga beristirahat karena besok kami akan pindah ke Barcelona 🙂

Next: Fake Money and Interrogation by Police

Advertisements

2 thoughts on “Beautiful Florence

  1. jadi kepengen baca ceritanya…
    gak skalian ke pisa om?
    gimana ya klo sehari dari Roma ke Pisa n Florence lalu baliknya ke Roma? gak cukup waktukah?

    Like

    1. Hi bro monggo dibaca ceritanya hehe.. kebetulan waktu itu kami ga masukin Pisa ke list karena attractionnya jg ga terlalu banyak disana..

      Klo dipaksain dari Roma – Pisa – Florence – Roma kyanya sayang bgt. Florence kotanya cantik bgt sayang klo ga diexplore

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s