Day 5: Sensoji Temple

Hari ini adalah hari terakhir kami di Tokyo, karena nanti malam kami akan berpindah kota menuju Kyoto menggunakan bus malam. Untuk memudahkan perjalanan hari ini, gw memutuskan untuk menitipkan seluruh koper di Tokyo station mengingat nanti malam kami akan berangkat ke Kyoto dari Tokyo station. Sebetulnya di setiap station ada locker untuk menyimpan koper, tapi berhubung koper yang kami bawa ukurannya cukup besar dan banyak jadi kami putuskan untuk menitipkan di JR Travel Service Center dengan biaya ¥500 per koper. Setelah menitipkan koper kami melanjutkan perjalanan menuju Sensoji Temple. Dari Tokyo station kami naik train ke Asakusa station. Keluar dari Asakusa station kurang lebih 200m, sampailah kami di Sensoji Temple. Sayangnya waktu kami tiba disana, cuaca yang tadinya terang benderang mendadak hujan. Terpaksalah kami melipir sebentar ke restoran terdekat sambil isi perut karena waktu kebetulan juga sudah siang. Sedikit shock melihat harga di menu yang cukup mahal untuk makanan yang sederhana, gw memutuskan untuk memesankan makanan untuk istri dan Rafael saja. Tp ternyata aturan disana klo yang masuk 3 orang berarti yang pesan menu main course harus 3 orang juga, dengan terpaksalah kami semua harus pesen makan setelah dijutekin sama nenek pemilik restoran 😀 Pesan moral: hindari makan di restoran dekat tourist attraction karena harganya sangat mahal dan ga worth it :p

Selesai isi perut ternyata hujan masih belum juga berhenti,tp karena sudah kepalang tanggung ada disana kami nekad untuk masuk ke dalam untuk foto-foto dan berkeliling. Nah di Sensoji Temple ini bisa jadi pilihan juga untuk beli oleh-oleh dan souvenir karena harganya cukup murah. Selain itu banyak juga jajanan yang bisa dibeli untuk cemilan, favorit gw sih Taiyaki, kue berbentuk ikan yang diisi matcha/red bean.

Picture 055DSC_0460DSC_0462

 

Puas berkeliling, kami melanjutkan perjalanan menuju Akihabara, pusat elektronik terbesar di seluruh Jepang. Sebenernya sih adik gw yang ngebet banget kesini karena katanya dia mau cari harddisk dan juga buku AKB48. Sampe di Akihabara station, perut mendadak keroncongan lagi minta diisi, mungkin efek keujanan sama cuaca dingin *yaelaaah Ga emang lo bawaanya laper mulu aje, cuaca lah disalahin * 😀 Akhirnya gw putuskan untuk cari makan dulu, kebetulan ada cafe yang di dalamnya terdiri dari beberapa food stall kaya food court. Adik gw karena udah kebelet mau ke Akihabara memutuskan untuk ga ikut makan dan jalan sendirian kesana. Berhubung gw laper dan cape, jadilah gw,istri,nyokap dan tante cuma nongkrong doang di station sambil ngangetin badan. 2 jam berlalu dan adik gw ga muncul-muncul padahal janjinya cuma sejam, nyokap mulai panik karena tanpa wifi, adik gw ga bisa dikontak. Gw udah mulai mondar-mandir di depan cafe karena khawatir doi lupa jalan pulang * eh maksudnya lupa jalan balik ke cafe* Setelah menunggu hampir 3 jam akhirnya muncul juga adik gw dengan muka riang, karena semua yang ada di list dia berhasil dia beli. Sementara kita manyun nungguin dia berjam-jam *plaaakkk tampol juga nih*

Karena hari sudah sore, dan kami juga sudah cape, akhirnya kami putuskan untuk berkeliling saja di Tokyo station sambil menunggu malam. Keliling rasanya kurang afdol klo ga jajan, jadilah kami jajan Tokyo Banana, dan coklat-coklat lucu yang dijual disana. Pokonya selama keliling kami bener-bener ga brenti ngunyah :p Sekitar pukul 21.00, kami menuju ke JR Travel Center untuk mengambil koper, karena bus yang akan membawa kami ke Kyoto akan berangkat pukul 22.00. Sambil menunggu bus datang kami sempatkan isi perut lagi di Mcdonald, entah kenapa gw ngerasa burger disana enak bangeetttt 🙂

Picture 058
Muka-muka keacapean nungguin bus :p

Picture 056

 

Selesai makan kami berjalan menuju ke Kajibashi parking lot untuk naik bus yang akan membawa kami ke Kyoto. Bus tiba 10 menit menjelang waktu keberangkatan dan berangkat tepat pukul 22.00. Sekali lagi Jepang membuat gw terkagum-kagum karena ketepatan waktunya. Perjalanan menuju Kyoto memakan waktu kurang lebih 9 jam, bus Willer Ekspress yang kami tumpangi sangat nyaman layaknya pesawat, spacenya lega dan kursinya empuk. Kekurangannya cuma ga ada wifi aja :p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s