Europe

Gw dan istri punya keinginan untuk keliling dunia dan setiap tahunnya kami selalu berusaha liburan ke negara baru yang belum pernah kami kunjungi sebelumnya. Dan beberapa waktu setelah kami menikah tahun 2012 yang lalu, gw sempet ngomong ke istri klo gw mau nonton langsung tim favorit gw Manchester United di Old Trafford dalam waktu 2-3 tahun lagi yang berarti bisa sekalian dengan liburan ke Eropa. Keinginan untuk liburan di tahun 2014 tidak berhasil terpenuhi karena tahun lalu kami pergi liburan ke Jepang dan kayanya ga mungkin liburan ke Eropa di tahun yang sama selain cuti juga sudah habis, tabungan juga pasti sudah terkuras untuk liburan ke Jepang 😀

Di pertengahan tahun 2014 kamipun memulai pencarian tiket promo untuk liburan kami di tahun 2015. Kami juga mendapatkan informasi bahwa untuk mendapatkan visa Schengen dengan mudah lebih baik lewat kedutaan Belanda yang berarti kedatangan kami ke Eropa harus masuk lewat negara Belanda. Sempat frustasi juga karena harga tiket yang menurut kami masih kurang ok dan kalaupun ada in outnya harus dari kota yang sama yang mengharuskan kami untuk kembali ke kota asal sebelum kembali ke Jakarta. Gwpun udah mulai males nyari-nyari tiket lagi dan mulai berpikir mau coba hunting saat Travel Fair di bulan September, sampai suatu ketika tiba-tiba istri telepon dan nyuruh gw cek harga tiket Lufthansa karena dia liat di twitter sedang ada promo ke Eropa. Gwpun langsung ngecek dan langsung book tiket PP Amsterdam untuk 2 orang + 1 infant. Klo dihitung-hitung per orang 850USD dan infant hanya 40USD, ok kan harganya? 🙂 . Kenapa akhirnya gw putuskan untuk in out dari Amsterdam, karena klo in outnya beda selisih harganya cukup jauh dan selama gw hunting inilah harga tiket termurah yang gw dapet. Sempet grogi juga waktu proses booking karena sebentar lagi impian kami ke Eropa akan segera terwujud.. yeeaaayyyy… Setelah proses booking selesai gw langsung email confirmationnya ke istri dan diapun seperti ga percaya klo kami akan liburan ke Eropa tahun depan.

Liburan gw jadwalkan tanggal 31 Maret – 17 April’15 pertimbangannya adalah karena masih dekat dengan tanggal anniversary kami (jadi itung-itung ini anniversary triplah :p ) kemudian momennya saat Musim Semi (spring) jadi kami bisa mampir ke ke Kekeunhof yang memang hanya dibuka saat spring. Dan satu kebetulan lagi, jadwal Premier League keluar dan di saat gw berangkat kesana MU dapat jadwal bertanding melawan tetangga (baca: Manchester City), aslik ini bikin gw makin excited dan pengen buru-buru liburan.

Di akhir bulan Agustus gw dapet surprise dan hadiah ulang tahun yang paling berkesan dimana istri hamil anak kedua kami, bad newsnya adalah setelah dihitung usia kandungan istri sudah memasuki 8 bulan saat liburan ke Eropa tahun depan dan dokter tidak mengizinkan istri untuk pergi karena terlalu beresiko. Sempet bingung juga karena kami sudah terlanjur membeli tiket dan setelah telepon ke customer service Lufthansa, tiket tersebut tidak dapat direfund dan tidak dapat diganti nama karena tiket yang kami beli adalah tiket promo. Satu-satunya solusi yang mereka tawarkan adalah dengan memindahkan tanggal keberangkatan dalam periode setahun dari saat kami telepon (bisa maju ataupun mundur) dengan biaya 120 USD per orang sementara infant tidak ada penambahan biaya. Saat kami masih mempertimbangkan mengenai perubahan jadwal keberangkatan tiba-tiba kami mendapatkan email dari Lufthansa bahwa perubahan jadwal keberangkatan maksimal 7 hari dari sekarang dan setelah itu tidak bisa dilakukan perubahan lagi. Jeng jeng jeng makin paniklah gw…. Setelah diskusi dengan istri akhirnya kami putuskan untuk pindahkan ke bulan September karena klo kami majukan ke bulan Januari, cuaca disana masih dingin karena masih Winter dan pastinya kami akan kerepotan membawa anak kami sementara istri sedang hamil. Pengalaman tahun lalu liburan saat winter dengan membawa anak cukup merepotkan. Another bad news adalah jika memindahkan keberangkatan ke bulan September, maka usia anak kami sudah lebih dari 2th dan sudah tidak dianggap infant, dan kami diharuskan menambah biaya 800USD untuk anak kami, Cukup besar juga biayanya hingga akhirnya kami putuskan untuk trip berdua saja 😦 *bye Rafael*

Berhubung schedule liburan kami mundur ke bulan September, kami memiliki waktu persiapan yang cukup panjang untuk melakukan riset dan nabung yang banyak supaya bisa shopping 🙂

Next: Persiapan Liburan ke Eropa

Baca juga:

Drama Ketinggalan Pesawat

Amsterdam

Rome & Florence

Barcelona

London

Paris

Short Trip to Den Haag

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s