Phuket

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Rasa cape setelah menikah kemarin (bangun dari subuh dan acara baru selesai malam hari) terbayar oleh bayangan kami akan berangkat honeymoon hari ini. Gw dan istri memang sengaja bikin trip ini persis 1 hari setelah pernikahan kami. Flight kami hari itu adalah pukul 16.30 jadi kami masih punya waktu untuk bersantai dulu sebelum menuju ke airport. Kebetulan kami sudah packing untuk trip ini sebelum hari pernikahan digelar. Dalam perjalanan ke airport gw sempet khawatir salah masuk terminal, karena klo ga salah waktu itu semua penerbangan Air Asia baru pindah ke terminal 3. Gw ragu apakah penerbangan internasional juga pindah ke terminal 3. Setelah telepon call center Air Asia barulah gw tahu klo memang semua penerbangan Air Asia pindah ke terminal 3 baik domestik maupun internasional. Setelah proses drop baggage yang cukup cepat (karena gw sudah web check in) kamipun naik ke lantai 2 dan berhubung waktu yang masih cukup panjang, gw dan istri nyemil bakwan malang dulu yang ada di resto persis di seberang bagian imigrasi. Sempet ada insiden kecil sebelum boarding karena gw lupa masukin shower gel 100ml ke dalam koper yang akhirnya disita petugas, padahal gw baru beli 😦

Kami tiba di Phuket International Airport sekitar pukul 8 malam. Untungnya kami mengambil paket airport transfer jadi saat kami tiba di Phuket petugas penjemputan sudah lebih dulu tiba dan langsung membawa kami ke villa. Ini juga untuk antisipasi klo naik taxi sih, takut sopirnya ga bisa bahasa inggris dan bakalan repot jelasin tujuannya kemana. Perjalanan ke villa memakan waktu kurang lebih 30 menit, menurut gw sih cukup jauh dari airport tapi berhubung jalanan sepi dan lancar maka kami bisa tiba lebih cepat. Villanya sendiri agak terpencil kaya masuk ke pelosok gitu dan dan banyak pepohonan seperti di hutan. Gw sih kalo dilepas disana dijamin nyasar apalagi suasana lumayan gelap dan saat itu hujan. Saat tiba di villa kami langsung check in, proses check in cukup cepat dan kami ditawarkan mau breakfast ala apa karena maid akan langsung datang ke villa dan memasakkan breakfast untuk kami. Untuk hari pertama gw memiliha Asian breakfast dan hari kedua gw memilih western breakfast. Setelah itu kami langsung diantar ke villa menggunakan buggy. Ternyata villa yang ada disini cukup banyak dan memang villa ini cocok banget buat pasangan yang lagi honeymoon dan butuh ketenangan 😀 Villa yang kami tempati ternyata cukup besar dan sebenernya bisa ditempati oleh lebih dari 2 orang. Designnya modern minimalis dengan nuansa putih di dalamnya.

Setelah beberes kami minta dipanggilkan taxi karena kebetulan kami belum makan malam. Untungnya kami mendapat sopir taxi yang baik yang merekomendasikan tempat makan yang enak dan bersedia menunggu. Berhubung waktu itu udah lapar jadi ga sempet foto makanannya yang gw inget cuma gw pesen tom yum soup dan nasi goreng. Resto itu halal karena pemiliknya muslim. Setelah makan malam kami mampir sebentar di minimarket untuk beli minum dan nyoba popmie lokal untuk dimakan di villa. Dari situ kami kembali ke villa untuk istirahat.

Keesokan paginya kami dikagetkan oleh suara berisik di bawah, gw langsung loncat dan bergegas ambil payung karena mengira ada maling. Pas sampe bawah jadi malu sendiri karena ternyata ada maid yang sedang menyiapkan breakfast kami dan juga membersihkan area bawah. Berhubung sudah terlanjur bangun kamipun turun dan segera sarapan. Perut kenyang waktunya olahraga, kami bergegas ganti pakaian untuk kemudian nyebur ke kolam renang.

65
Muke masih ngantuk

Setelah puas berenang kamipun bersiap-siap untuk explore sekitaran villa sekaligus makan siang. Dari villa kami naik angkot menuju daerah Patong Beach. Disinilah gw sadar ternyata villa yang kami sewa lumayan jauh dari pantai. Hanya sekitar 10 menit tibalah kami di Patong Beach. Sepanjang jalan disana menurut gw mirip kaya di kuta, banyak bule mondar-mandir dan di kiri kanan jalan banyak tukang souvenir dan agen perjalanan yang menawarkan paket tour. Kami berjalan-jalan dulu di sekitar pantai sambil menikmati suasana. Ternyata siang itu cuaca panas banget, padahal gw berharapnya mendung supaya bisa rada lamaan dikit di pantai. Saat perut mulai lapar kamipun bergerak mencari resto untuk makan siang. Pilihan kami jatuh pada sebuah resto yang menyajikan makanan lokal. Gw memesan Pad Thai yang ternyata rasanya enak banget dan istri memesan semacam kwetiau rebus gt. Bentuk makanan istri sih kurang meyakinkan tapi rasanya cukup enak. Habis makan kami kembali menyusuri daerah Patong Beach sampai sore.

24
Naik angkot

3952

4044

49
Ceritanya turis

50

Saat sampe villa tiba-tiba aja kepikiran untuk sewa motor untuk bisa explore lagi sekitaran villa plus cari makan malam. Setelah motor kami pegang kami langsung masuk ke villa untuk mandi karena badan sudah mulai lengket efek kelamaan main di pantai. Udah rapi dan siap-siap pergi ternyata di luar hujan. Terpaksa kami harus menunggu hujan berhenti dulu baru bisa keluar, saking lamanya itu hujan kami sampe ketiduran dan saat bangun ternyat ahujan belum berhenti juga. Berhubung perut udah lapar kepaksa deh istri jadi chef dadakan dan masak seadanya, untung juga kemarin beli mie instant telur dan sosis jadi bisa dipake di saat darurat kaya gini.

Dan karena hujan ga kunjung berhenti sia-sialah kami sewa motor tapi ga bisa dipake. Itung-itung nyumbang sukarela ke kang rental motor 😦

Keesokan paginya kembali kami dibangunkan oleh suara maid yang sibuk beberes dan menyiapkan makanan di bawah. Setelah makanan siap kamipun langsung turun dan segera sarapan. Kali ini setelah sarapan kami kembali ke kamar karena istri mau berjemur di balkon. Dan gw baru ngeh kalo pemandangan dari kamar itu cantik banget, menghadap ke pegunungan.

7
Nyonya lagi berjemur

8

9
Pemandangan yang cantik
66
Superb breakfast

67

Ritual selanjutnya sama seperti kemarin kami berenang kemudian bersiap-siap untuk ke airport karena setelah ini kami akan ke Hongkong.. Yeeaayyyy..

68

Advertisements