Short Trip to Den Haag

2 October 2015

Hari terakhir di Eropa kami bangun lebih pagi karena sebelum pulang kami akan dijemput oleh sepupu gw untuk mengunjungi Den Haag. Kami janjian jam 9 pagi di lobby hotel dan ternyata sepupu gw agak telat setengah jam karena akses menuju lobby hotel ditutup akibat adanya perbaikan jalan. Kami tiba di Den Haag kurang lebih 1 jam perjalanan, seharusnya bisa lebih cepat tapi karena adanya aturan batas kecepatan kendaraan makanya mobil tidak bisa dipacu lebih cepat. Suasana di Den Haag terlihat lebih sepi tidak seramai Amsterdam, kehidupannya juga tampak lebih peaceful karena mungkin daerahnya adalah pemukiman penduduk. Sebelum memulai explore Den Haag, kami memarkirkan dulu mobil di sebuah gedung kemudian lanjut berjalan kaki menuju Chinatown. Tiba di Chinatown kami mampir ke sebuah resto yang menjual makanan timur tengah, gw dan istri diminta cobain makanan yang mirip kaya kebab yang rasanya enak banget. Katanya ini makanan favorit tante gw kalo sedang mengunjungi sepupu gw.

IMG_4638
Welcome to Den Haag
IMG_4639
Makanan mirip kebab yang enak banget

Habis nyemil kami berjalan menyusuri bangunan-bangunan dan menikmati suasana kota Den Haag. Kota Den Haag ini kota kecil tapi cantik. Den Haag disebut juga sebagai kota pemerintahan dimana setiap pengurusan administrasi dan kedudukan pemerintahan dilakukan di kota ini bahkan disini berdiri Noordeinde Paleis sebuah istana tempat ratu bekerja. Kedutaan Indonesia di Belanda juga adanya di dalam kota ini. Kami sempat masuk ke dalam gedung parlemen untuk berfoto kemudian mengunjungi Noordeinde Paleis.

IMG_4644
Inside Parliament House
IMG_4649
Beautiful Den Haag

IMG_4650

Noordeinde Paleis

Hari sudah semakin siang menandakan kami harus segera mencari makan karena perut sudah ribut minta diisi. Pilihan kami jatuh ke resto ‘t Goude Hooft. Gw dan istri kesulitan untuk memilih menu makanan karena menu yang disajikan hanya sandwich dan roti-rotian. Buat kami makanan seperti itu ga mungkin mengenyangkan, maklum kuli panggul butuh makan berat 😀 Akhirnya sepupu gw memanggil waiter untuk meminta menu dinner. Gw pun memesan Steak dan istri memesan pasta untuk makan siang. Sepanjang makan siang kami asik ngobrol dan bercerita soal kehidupan di Den Haag. Saking asiknya ngobrol kami sampai lupa kalo kami harus segera ke airport. PRnya adalah kami harus bejalan kaki lagi menuju parkiran untuk mengambil mobil. Untungnya kami tiba di Schipool Airport dengan waktu yang tersisa masih cukup panjang, kami tiba pukul 16.00 sementara flight kami pukul 19.00. Hal pertama yang kami lakukan adalah mencari tempat untuk claim GST karena belanjaan kami cukup banyak dan sayang kalo ga minta tax return. Untungnya kami tiba lebih awal karena ternyata tempat untuk klaim GST cukup jauh dan beda terminal. Antrian di loket tidak terlalu padat sehingga kami tidak perlu mengantri lama. Selesai urusan GST waktunya check in dan bersiap untuk boarding. Agak sedih harus meninggalkan Eropa karena kota-kota disini sangat cantik dan menyimpan begitu banyak cerita dan drama. Kesedihan kami sedikit tertutupi dengan kerinduan kami akan 2 anak kami yang menunggu di Jakarta.

Ada sedikit cerita terakhir sebelum menutup rangkaian cerita liburan kami di Eropa, saat tiba di Frankfurt Airport dan bersiap naik pesawat tiba-tiba petugas mengumumkan melalui pengeras suara sedang mencari donatur yang mau menyumbangkan kursinya. 1 kursi dihargai 600 Euro dan akan mendapat penginapan serta flight pengganti besok malam. Sebenernya cerita ini udah gw denger dari Ranita dan suaminya saat ketemuan kemarin di Amsterdam karena mereka dulu mengalami hal yang sama tapi saat bersedia menjadi volunteer kuotanya sudah tercukupi. Berhubung gw ngeliat tidak ada orang yang bersedia jadi volunteer gw ngelirik istri untuk mengajukan diri jadi volunteer, istri yang penasaran pun maju ke meja informasi dan menanyakan perihal jadi volunteer dan ternyata saat itu belum ada yang bersedia jadi volunteer. Gw setengah mati bujuk istri untuk mau jadi volunteer tapi sayangnya doi nolak. Padahal lumayan dapet duit 1.200 Euro plus bisa jalan-jalan sehari lagi di Frankfurt 😦

Dan akhirnya berakhir sudah cerita liburan kami di Eropa semoga cerita ini bisa membantu teman-teman yang membutuhkan informasi mengenail jalan-jalan ke Eropa 🙂

 

Advertisements