Strolling Around Amsterdam

18 September 2015

Puji Tuhan pagi ini cerah sekali sehingga gw bisa mewujudkan keinginan untuk sepedaan di Amsterdam. Dari dulu gw memang kepingin banget sepedaan disini mengingat Amsterdam itu friendly banget sama pesepeda dan ada jalur khususnya. Sebelum berangkat gw sempet riset juga dimana tempat nyewa sepeda dan gw dapet referensi dari Javamilk untuk sewa di Mac Bike yang lokasinya ada di Centraal Station. Saat mau keluar hotel gw iseng nanya ke reception tempat nyewa sepeda dimana, kali aja di hotel bisa sewa sepeda dengan harga yang murah untuk tamunya. Si reception kemudian memberikan kartu nama Black Bikes yang di dalamnya udah ada fee rental sepeda. Gw sempet bandingin harganya sama Mac Bike tapi ternyata emang lebih murah si Black Bikes ini, jadi gw putuskan untuk sewa disana. Black Bikes ini tokonya juga lumayan banyak, tinggal pilih aja lokasi terdekatnya dimana. Klo gw waktu itu ambil yang di Nieuwezijds Voorburgwal karea lokasinya paling deket dari hotel. Sebelum ke Black Bikes gw dan istri berniat sarapan dulu di Febo karena dari kemarin temen-temen gw udah pada ribut nyuruh nyobain Febo, sayangnya begitu sampe Febo ternyata mereka baru buka jam 10.30 sementara saat itu baru jam 09.00. Karena udah laper gw dan istri putuskan untuk sarapan di Mcdonald aja yang ada di sebelah Febo persis. Selesai sarapan kami berjalan menuju Black Bikes, dan memutuskan untuk sewa 1 sepeda menggunakan rem pedal €8,5 dan 1 sepeda menggunakan rem tangan €13,5. Oiya mereka mewajibkan untuk ambil asuransi, jadi total yang harus dibayarkan €30. Saat pengambilan sepeda mereka juga memberikan 2 kunci pengaman, yang satu rantai untuk ikat ke tiang dan 1 lagi kunci ban belakang. Dan kami siap untuk explore Amsterdam 🙂

Tujuan pertama kami adalah Kalvestraat karena semalam istri masih belum puas belanja, setelah mengikat sepeda di depan jalan Kalvestraat kamipun masuk dengan berjalan kaki karena sepanjang jalan Kalvestraat ini tidak boleh dilalui sepeda. Puas berbelanja kami melanjutkan perjalanan dengan berkeliling ke area Jordaan. Daerah Jordaan ini tidak seramai area Amsterdam lainnya dan suasana lebih tenang, banyak toko-toko lucu, cafe dan juga restaurant. Klo berkunjung ke Amsterdam, jangan sampe ga mampir kesini, daerahnya sangat menyenagkan dan canalnya cantik-cantik. Dari Jordaan kami melanjutkan perjalanan dengan berkeliling tanpa tujuan sambil menikmati hawa sejuk. Ada kejadian dimana istri lupa klo jalur disini beda dengan di Jakarta, semua jalan di jalur kanan sementara istri belok dan masuk langsung ke jalur kiri, tiba-tiba dari arah berlawanan ada sepeda dan Braaaaakkk, jatuhlah istri tersungkur. Orang itu awalnya mau marah tp setelah tau kami turis mendadak jadi baik dan bantuin istri bangun.

IMG_3244

IMG_3250
Kalvestraat

IMG_3241IMG_3235

Saat hari makin siang, gw mulai merasakan cacing-cacing di perut mulai berontak minta makan, kamipun memutuskan untuk makan siang dulu di Cafe Loetje yang lokasinya tidak jauh dari Rijkmuseum. Cafe Loetje ini letaknya di ujung jalan persis, cafenya cantik dan dipenuhi dengan bunga-bunga sebagai pemanis. Menu andalan mereka adalah Steak yang dimakan tanpa saus apapun. Ada 2 ukuran steak yang bisa dipesan ukuran biasa dan big size, karena gw kelaparan akhirnya gw pesan yang ukuran big size sementara nyonya memesan Befstuk yang ukurannya biasa. Sebagai side dishnya kami juga memesan potato salad. Tidak lama kemudian pesanan kamipun tiba, steak datang dengan penampakan yang biasa aja ato klo boleh dibilang tidak terlihat menarik. Jadi steak hanya disajikan di atas piring besar yang disekelilingnya dipenuhi minyak sisa panggangan. Tapi jangan anggap remeh rasanya, begitu gw coba rasanya juara duniaaaaaa.. Steaknya yang di grill medium well terasa sangat juicy dan dalamnya berwarna pink, minyak sisa panggangan ini rasanya asin dan gurih. Bener-bener nikmat sodara-sodara, dan kali ini gw merelakan Saus ABC ekstra pedas tetap bersarang di tas. Potato Salad disajikan dengan lettuce, timun, pickle dan red onion. Dressingnya creamy tp tidak ada rasa manis. Sungguh merupakan lunch yang sempurna dikala cape abis gowes 😀

IMG_3252
Cafe Loetje yang cantik 🙂

IMG_3254

IMG_3255
Nyonya kelaperan abis jatoh
IMG_3257
The Best Steak in town

Habis makan siang, energi terasa penuh lagi karena sudah dicharge. Mari lanjut gowes lagi, kali ini tujuan kami adalah daerah Hooftstraat . Di sepanjang jalan ini terdapat butik-butik branded, istri mau cek-cek ombak dulu sebelum shopping alias mau bandingin harga di Amsterdam dengan di kota lain. To be honest harga barang disini masih lebih mahal dibanding di Paris atau Barcelona. Setelah puas melihat-lihat, kami melanjutkan perjalanan ke daerah Leidenstraat. Kawasan ini juga cukup ramai karena banyaknya cafe, resto dan juga Fashion Store. Dari seluruh wilayah Amsterdam, gw paling suka disini karena banyak jajanannya :p Kali ini mata kami tertuju ke sebuah toko es krim yang namanya Ice Bakery by Nutella. Dari namanya saja sudah bisa ketauan klo hampir semua ingredients disini menggunakan Nutella. Gw dan istri yang memang merupakan penggila Nutella sudah pasti mampir kesini. Gw memesan es krim Nutella dan istri memesan Waffle yang disiram dengan lelehan Nutella. Es krimnya enak banget tapi yang jadi juaranya adalah wafflenya. Wafflenya aja udah enak banget apalagi begitu dikasih lelehan Nutella jadi nyesel ga pesen waffle juga.

IMG_3261

IMG_3269
Hooftstraat

Abis jajan kami masih lanjutkan keluar masuk toko sambil lihat-lihat dan kali ini gw naksir sebuah sepatu Onitsuka untuk Rafael dan gw. Cuma karena mempertimbangkan ini masih awal dari Euro Trip kami dan kamipun masih akan balik lg ke Amsterdam jadi gw putuskan untuk ga langsung beli tuh sepatu. Takut repot dan bakal menuh-menuhin koper. Dari sana kami lanjutkan lagi ngegowes ke Dam Square, disini istri penasaran (baca: kelaparan lagi) ngeliat resto Wok to Walk, makanannya Chinese Food gitu. Kita bisa pilih mau pake nasi, mie, bihun ataupun kwetiauw kemudian untuk isiannya kita bisa pilih lagi sendiri mau pake apa aja. Karena memang sudah kecapean ngegowes seharian kami putuskan untuk di take away saja dan dimakan di hotel.

Kenyang makan kamipun sempet ketiduran dan baru bangun pukul 19.30. Gw langsung buru-buru mandi karena kami harus kembaliin sepeda, Sebenernya masa sewa sepeda 24 jam, tp karena besok pagi kami sudah harus berangkat ke Rome terpaksa kami harus kembalikan sepeda malam ini. Habis kembaliin sepeda kami meluncur ke Febo untuk makan malam. Nah konsepnya lucu juga, mereka siapin display kaya laci-laci gitu yang bisa dimasukin koin. Tiap laci isinya beda-beda, ada cheeseburger, beefburger, crocket, etc. Gw memilih Bacon Burger dan istri memilih cheeseburger, setelah koin kami masukkan, laci langsung bisa dibuka dan kami bisa mengambil makanan kami. Untuk tambahannya gw order fried chicken di kasir dan french fries. Slesai makan malam kami kembali ke hotel untuk beristirahat. Sunguh hari ini hari yang melelahkan tapi sangat menyenangkan.

Next: Hello Rome, Please Be Nice 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s